Beruang Kutub: Sang Penguasa Arktik dan Mangsa Utamanya
Beruang kutub (Ursus maritimus) adalah karnivora darat terbesar di dunia, dan kehidupannya sangat bergantung pada ekosistem laut Arktik yang keras. Mereka dikenal sebagai “beruang laut” karena sebagian besar waktu mereka dihabiskan di atas es laut, yang berfungsi sebagai platform vital untuk berburu dan bertahan hidup. Makanan utama beruang kutub adalah anjing laut, terutama anjing laut cincin (ringed seal) dan anjing laut berjanggut (bearded seal).
Diet Kaya Lemak
Anjing laut merupakan sumber energi yang ideal karena kandungan lemaknya yang tinggi. Lapisan lemak atau blubber yang tebal ini sangat penting bagi beruang kutub, membantu mereka membangun isolasi termal untuk tetap hangat di lingkungan yang sangat dingin dan menyediakan cadangan energi yang dibutuhkan untuk bertahan hidup saat makanan langka. Seekor beruang kutub dapat mengonsumsi hingga 45 kg (100 lbs) blubber dalam sekali makan. Sistem pencernaan mereka telah berevolusi untuk memetabolisme lemak secara efisien, menjadikannya kunci untuk mempertahankan ukuran tubuh mereka yang besar. Seringkali, mereka akan memakan kulit dan blubber anjing laut terlebih dahulu, meninggalkan dagingnya untuk pemulung lain seperti rubah Arktik.
Strategi Berburu
Beruang kutub adalah pemburu yang sabar dan terampil. Mereka biasanya menggunakan metode “still-hunting” atau berburu diam, dengan sabar menunggu di dekat lubang pernapasan anjing laut di es atau di tepi es terapung. Dengan indra penciuman yang tajam, mereka dapat mendeteksi keberadaan anjing laut bahkan di bawah lapisan salju atau es yang tebal. Begitu anjing laut muncul ke permukaan untuk bernapas, beruang kutub akan menerkam dengan cepat, membunuh mangsanya dengan satu pukulan kuat dari cakar atau gigitan ke kepala. Meskipun mereka menghabiskan sekitar 50% waktu mereka untuk berburu, tingkat keberhasilan mereka sebenarnya cukup rendah, seringkali hanya sekitar 2%.
Keragaman Makanan Lainnya
Meskipun anjing laut adalah makanan utama, beruang kutub bersifat oportunistik dan akan memakan sumber makanan lain jika tersedia atau jika persediaan utama langka. Ini termasuk bangkai mamalia laut yang lebih besar seperti paus beluga, narwhal, atau walrus muda. Di musim panas, ketika es https://katiesbeautybar.com/ laut mencair dan waktu berburu anjing laut terbatas, beberapa beruang mungkin mencari makanan di darat, meskipun makanan ini tidak memberikan kalori yang cukup untuk mempertahankan berat badan jangka panjang. Makanan tambahan ini mungkin termasuk burung laut dan telur mereka, ikan, rusa kutub, mamalia kecil seperti lemming atau kelinci Arktik, serta tumbuh-tumbuhan seperti beri, rumput laut, lumut, dan jamur.
Secara keseluruhan, kelangsungan hidup beruang kutub sangat terkait dengan keberadaan es laut dan populasi anjing laut. Perubahan iklim yang menyebabkan es laut menyusut mengancam kemampuan mereka untuk berburu, memaksa mereka menghadapi masa puasa yang lebih lama.